sumuttoday.my.id- BELAWAN- PT Prima Multi Terminal (PMT) mencatat kinerja positif pada arus peti kemas di Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung sepanjang Semester I Tahun 2026. Di tengah tekanan ekonomi global dan perlambatan perdagangan internasional, volume peti kemas yang ditangani di kedua pelabuhan tersebut mencapai 347.001 TEUs, atau meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan tetap terjaganya aktivitas logistik dan distribusi barang di wilayah barat Indonesia. Kinerja positif ini didorong oleh kuatnya distribusi domestik serta mulai meningkatnya ekspor komoditas dan produk hasil hilirisasi dari berbagai kawasan industri di Sumatera.
Kontributor terbesar pertumbuhan berasal dari layanan peti kemas internasional di Terminal 2 Kuala Tanjung. Hingga Juni 2026, volume peti kemas internasional tercatat mencapai 19.087 TEUs, melonjak 243 persen dibandingkan Semester I 2025. Secara keseluruhan, aktivitas bongkar muat peti kemas di terminal tersebut juga tumbuh 9 persen menjadi 35.397 TEUs.
Peningkatan tersebut sejalan dengan bertambahnya arus ekspor dan impor serta tetap terjaganya distribusi bahan baku industri, barang konsumsi, dan kebutuhan manufaktur yang terus menopang aktivitas sektor industri nasional.
Selain layanan peti kemas, aktivitas bongkar muat barang nonpeti kemas di Terminal Kuala Tanjung juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga Semester I 2026, volume barang nonpeti kemas mencapai 389.114 ton, meningkat 186 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut mengindikasikan meningkatnya distribusi komoditas curah dan kebutuhan industri dari kawasan hinterland Sumatera yang dilayani melalui pelabuhan tersebut.
Sementara itu, Terminal 1 Belawan Domestik mencatat volume peti kemas sebesar 311.604 TEUs, atau tumbuh 3 persen dibandingkan Semester I 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya distribusi barang antarpulau untuk memenuhi kebutuhan industri dan konsumsi, serta bertambahnya pengiriman komoditas dan produk olahan dari Sumatera ke berbagai wilayah di Indonesia.
Direktur Utama PT Prima Multi Terminal, Rudi Susanto, mengatakan capaian pada semester pertama tahun ini menunjukkan aktivitas ekonomi di Sumatera mulai bergerak ke arah yang lebih baik meski kondisi perdagangan global masih menghadapi berbagai tantangan.
“Permintaan distribusi domestik masih menjadi penopang utama. Di sisi lain, kami melihat aktivitas ekspor mulai meningkat, khususnya dari sektor industri pengolahan dan komoditas. Kondisi ini berkontribusi terhadap pertumbuhan arus peti kemas di Belawan dan Kuala Tanjung,” ujar Rudi, Selasa (29/7/2026).
Menurutnya, sektor kepelabuhanan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan jaringan pelayaran internasional, pergeseran rantai pasok global, hingga dinamika geopolitik yang berdampak pada biaya logistik dan waktu pengiriman barang.
Meski demikian, PMT tetap optimistis kinerja logistik akan terus tumbuh seiring meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan.
Perusahaan juga terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, memperkuat efisiensi operasional, serta mengoptimalkan kapasitas terminal guna mendukung kelancaran arus logistik nasional dan memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia di kawasan regional, Terangnya.
Ns

Tidak ada komentar:
Posting Komentar